PEKANBARU -- Setelah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat pada 17-30 September 2015 lalu, Rumah Sakit Universitas Riau (RS-UR) kembali melakukan hal yang sama pada 13 Oktober mendatang.
Menurut Direktur RSUR dr Zulharman MMed Ed, kegiatan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang terkena dampak dari bencana kabut asap ini merupakan bentuk kepedulian UR khususnya pada bidang kesehatan masyarakat.
"Kegiatan yang bersempena dengan Milad ke-53 UR ini, menyediakan obat dan memberikan pelayanan pengobatan bagi pasien penderita sakit yang disebabkan oleh kabut asap, baik dari kalangan civitas akademika maupun masyarakat umum di lingkungan UR," jelas Zulharman, Sabtu 10 Oktober 2015.
Dalam rilis yang diterima, Direktur RSUR menyebutkan saat melaksanakan layanan kesehatan ini, RSUR tidak hanya mengobati pasien yang terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), tetapi juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis untuk penyakit umum.
“Pengobatan yang kita lakukan tidak hanya ISPA, tetapi penyakit yang biasa ditangani oleh dokter umum juga kita lakukan disini (RS-UR, red),” ungkap Zulharman.
Dia menambahkan, dampak dari kabut asap yang melanda negeri ini sejak beberapa bulan terakhir, jumlah pasien yang terjangkit ISPA semakin meningkat. Pada kegiatan pelayanan kesehatan gratis pertama yang dilakukan RSUR pada tanggal 17-30 September 2015, tercatat jumlah pasien yang dilayani sebanyak 400 orang pasien.
"Oleh sebab itulah, pelayanan yang dibuka dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, RSUR kembali memperpanjang waktu pelayanan kesehatan gratis yang meliputi pengobatan dan pemeriksaan kesehatan kepada citvitas akademika UR dan masyarakat umum di RSUR,” jelas Zulharman.
Sebelumnya, pemeriksaan dan pengobatan pertama, RSUR lebih fokus melakukan pelayanan kesehatan terhadap pasien yang terkena dari dampak ISPA, maka kali ini pemeriksaan akan dilakukan lebih spesifik lagi, dan ditangani oleh tenaga medis serta dokter spesialis.
"Seperti pelayanan pemeriksaan gula darah, asam urat, kolestrol, bahkan Jantung, serta pemeriksaan penyakit lainnya.“ ungkap Zulharman.**(mad)











