BAGANSIAPIAPI -- Anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) Yunadi mengingatkan perlunya peningkatkan program untuk peremajaan kembali (replanting) tanaman yang menjadi komoditas andalan masyarakat Rohil seperti tanaman kelapa Sawit dan Karet.

"Kami ingin agar pemerintah bisa menambah kegiatan untuk Replanting, karena berdasarkan pendataan dan informasi yang diperoleh cukup banyak tanaman komoditas khususnya milik masyarakat yang memasuki usia tidak produktif lagi," ujar Yunadi, di gedung DPRD Rohil, Jumat 20 Nopember 2015 di Bagansiapiapi.

Mengingat kenyataan di lapangan itu menurutnya pemerintah harus mengintensifkan perhatian terhadap program tersebut. Sehingga petani tidak mengalami kesulitan yang bisa menganggu sumber pendapatan mereka sehari-hari. "Hal lain yang penting untuk diperhatikan termasuk bagaimana mengatasi munculnya hama pasca replanting itu, tentunya yang mengerti dengan baik adalah dinas terkait seperti dinas Perkebunan," ujarnya.

Yunadi mengatakan perlu ada solusi dan pemikiran bersama untuk mengatasi persoalan tersebut. Banyak masyarakat terutama di daerah kecamatan sentra Sawit dan Karet yang dihadapkan dengan persoalan tidak produktifnya lagi tanaman yang dimiliki. Seperti di kecamatan Pujud, Tanah Putih yang merupakan penghasil karet terbesar di Rohil. "Harus ada antisipasi nyata, jika memang harus di bongkar tanamannya maka harus dilakukan dengan segera, pemerintah hendaknya turun tangan menghadapi persoalan yang sudah di depan mata ini," paparnya.**(Adv/Us)